Amsal 13 : 20
" Siapa bergaul dengan orang bijak akan menjadi
bijak tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang. "
Banyak sekali muda-mudi jaman sekarang ini salah
jalan karena salah pergaulan. Seharusnya mereka dan termasuk kita juga
menyadari, mana pergaulan yang baik dan mana yang tidak baik. Karena kebanyakan
para muda-mudi dalam memilih pergaulan, mereka hanya mencari orang orang yang
bisa menyenangkan hatinya saja. Dan jika hatinya merasa senang dan nyaman, dia
merasa itu yang diinginkan nya dan dan tidak peduli lagi apakah orang yang dia
ajak bergaul, orang baik baik atau bukan.
Banyak alasan, mengapa para muda-mudi mencari teman
yang bisa menyenangkan hatinya saja tanpa mempertimbangkan yang lainnya.
1. Karena memang pada dasarnya dia sendirilah
yang ingin mencari teman yang bisa menyenangkan hatinya. ( Orang seperti
ini pada dasarnya kurang didikan dan kurang perhatian. Jadi, yang dipikirkan
hanya senang senang saja, atau sudah di didik tetapi tidak mau peduli.)
2. Karena terpengaruh terpengaruh teman. (
Orang seperti ini pada awalnya hanya ikut ikutan saja, dan tidak berusaha
menghindari. Akhirnya ikut terjerumus juga. )
3. Merasa kecewa dalam hidupnya. ( Orang
seperti ini biasanya karena ada suatu hal yang membuat hatinya terluka dan
putus asa. Akhirnya dia mendekati teman temannya yang suka bersenang-senang.
4. Merasa tidak punya tujuan hidup. (
Orang seperti ini pada awalnya merasa hidupnya hampa, tidak tau harus berbuat
apa. Dan akhirnya bosan, lalu mencari kesenangan bersama teman teman.
5. Merasa nyaman. ( Orang seperti ini
kebanyakan karena secara kebetulan sudah berada di dalam suatu pergaulan yang
tidak baik. Tapi entah mengapa, dia merasa nyaman disitu. Dan terus mau berada
di lingkungan itu. )
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh
anak-anak Tuhan yang telah menerima pembenaran dari Tuhan untuk menyikapi
pergaulan hidup ini. Sehingga kita benar benar menjadi pribadi yang berbeda.
Sikap hidup yang tidak terpengaruh oleh situasi dan kondisi yang ada, akan
membawa kita kepada suatu kestabilan dan mencintai Tuhan.
Mazmur 1 : 1 - 2
" Berbahagialah orang yang tidak berjalan
menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan
yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi kesukaannya ialah Taurat
Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. "
Dengan bertekun dalam membangun hubungan dengan
Tuhan, membuat kita tetap kuat menghadapi pergumulan hidup dalam diri kita.
Roma 12 : 2
" Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia
ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan
manakah kehendak Allah, apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang
sempurna. 
Tidak ada komentar:
Posting Komentar